AZHAR KADES
AIR HITAM BODOHI MASYARAKAT
MERAUP
KEUNTUNGAN LISTRIK MASUK DESA

Azhar besama istrisaat pelantikkan Kepala desa setahun lalu
Pujud (gemarohil )
Proam Listri masuk Desa baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintahan Provinsi, merupakan
satu program pemerataan untuk meningkatkan kesejahteraan ma syarakat pedalaman yang terisolir. . Niat baik pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat itu memang selalu tidak berjalan mulus, ini
semua disebabkan oleh ulah oknum oknum serakah. Sebagaimana yang dilakukan oleh Penghulu Air
Hitam Keca matan Pujud Rokan Hilir. Melalui Program Listrik masuk Desa yang
masuk untuk Desa Air Hitam tersebut, dengan wewenangnya sebagai Kepala Desa masyrakat
diperdayakan ,dengan himbauan untuk melakukan gotong royong, pada tahap awal
pelaksanaan pemasngan jaringan listrik di Desa Air Hitam tersebut.
Sebagian besar masyarakat Kepenghuluan Air Hitam belakangan mengetahui bahwa
himbauan gotong royong Azhar merupakan pelaksanaan pemasangan jaringan Listrik merupakan proyek Listrik Masuk desa dari PLN Wilayah Prov.Riau, masyarakat sangat merasa kecewa, karena yang namanya
proyek tentu sudah ada dananya, kenapa harus digotong royongkan ? sebut salah seorang warga yang ikut
bergotong royong.
Tindakkan Kades Air Hitam Azhar untuk meraup keuntungan bukan melakukan himbauan bergotong royong saja kepada masyarakat, tetapi Azhar juga mematok ma syarakat yang ingin memperoleh
penerangan sebesar Rp 3 juta rupiah per KK, ini benar benar menghisap darah
sebut salah seorang warga masyarakat air hitam yang tidak ingin disebut jati
dirinya.
Kades Air Hitam Kecamatan Pujud Azhar, ketika dihubungi melalui telpom genggam membenarkan adanya pelaksanaan bergotong royong untuk pemasangan jaringan Listrik itu, disebut oleh Azhar
itu adalah kehendal masyarakat ada surat pernyataan dari masyarakat sebelum
melakukan gotong royong. Sebut Azhar. Azhar saat ditanya layakkah satu proyek
Pemerintah dilaksanakan bergotong royong ? Azhar tetap mengelak bahwa
masyarakat ada mmbuat pernyataan
.Tanpa disadari oleh Azhar dari adanya surat pernyataan kesediaan masyarakat
untuk bergotong royong menampilkan kelicikan dirinya memperdayakan atau
membodohi masyarakatnya sendiri untuk meraup keuntungan dari Proyek Listrik
masuk Desa.
Azhar juga membenarkan kalau dirinya mematok masyarakat sebesar Rp 3 juta
rupiah per KK yang ingin memasukkan lampu kerumah rumah masyakat.
Layakkah sebagai orang nomor satu di Desa Air Hitam menjadi calo untuk
mencari keuntungan terhadap Warga masyarakatnya sendiri, Apakah Azhar
tidak pernah merasa puas dengan uang ADD yang ditelannya setiap tahun ?
Melalui kesempatan ini menghimbau kepada pihak
pihak yang berkompeten untuk segera menindak Kades Air Hitam
Kecamatan Pujud yang tega membodohi masyarakatnya sendiri demi mencari
keuntungan yang sebesar besarnya ( HT )