Sabtu, 02 Mei 2015

BUPATI ROHIL H. SUYATNO ROHIL PERLU PEMBENAHAN, UNTUK KESEJAHTERAAN

Bagansiapiapi ( Ger )
          Rokan Hilir  yang  saat ini telah berusia 15 tahun, merupakan usia yang tergo long masih Belia, oleh karenanya Rohil perlu pembenahan, demi tercapainya kesejahteraan. Sebut Suyatno beberaoa waktu lalu, pada acara Coffie Morning di-rumah Dinas Pemkab Rohil Jalan Perwira  menyambut  genap setahun dirinya memimpin Rohil sebagai Bupati menggantikan Posisi H.Annas Maamun yang naik tahta sebagai Gubernur Riau  setahun lalu.
        Upaya yang sudah dilaksanakan Pemkab untuk mencapai kesejahteraan masyarakat  tersebut  adalah dengan  program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) dan Reset lement yang merata dan berkeadilan untuk  masyarakat yang tidak mampu, diseluruh Desa se-Rokan Hilir, Melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat  (BAPE MAS ). Kini masyarakat tidak  mampu dapat dikatakan sudah kurang dari 10 persen jumlahnya yang memiliki rumah tidak layak huni, dan Pembangunan Rumah Layak Huni akan terus kita laksanakan. Sebut Bupati Suyatno.      
        Setahun lebih menduduki Kursi Rohil 1 Suyatno memang tampak selalu dekat dengan seluruh Komponen masyarakat, kedekatannya dengan masyarakat tersebut terlihat lebih jelas pada saat acara Coffie Morning menyambut 1 tahun kepemimpinan Beliau sebagai Bupati Rohil. Selama memegang tampuk pimpinan Rokan Hilir, memang masyarakat dapat merasakan baik masyarakat awam sampai menengah keatas, betapa besarnya perhatian  H.Suyatno terhadap Rokan Hilir,
Maka bukan sesuatu  yang  berlebihan  jika sebagian besar masyarakat Rohil  sa ngat beharap agar  H.Suyatno ikut tampil pada Pilkada Rohil Desember 2015 mendatang. Masayarakat Rohil masih sangat berharap sosok Suyatno melanjutkan Pembangnan untuk Negeri Seribu Kubah tercinta ini.
        Memang tidak dapat dipungkiri,  kalau peran  H.Suyatno saat menampingi H.Annas Maamun  sebagai Wakil  Bupati  Rohil  begitu  besar  atas lahirnya sebu ah Negeri yang disebut sebut Negeri Seribu Kubah, serta polesan tangan dari H.Suyatno untuk kesempurnaan  roda pembangunan Negeri Seribu Kubah tercinta ini merupakan  harapan dan dambaan masyarakat Rohil tentunya.
         Penampilan H.Suyatno selama menjadi orang nomor 1 (satu ) Rohil yang murah senyum serta selalu ramah kepada seluruh lapisan mesyarakat, menjadikan
Masyarakat begitu dekat dengan Beliau, oleh karenanya  adalah  satu kewajaran apabila sebagian besar masyarakat Rokan Hilir masih sangat beharap sosok H.Su yatno lanjut memimpin dan membenahi Rohil yang populer dengan sebutan Negeri Seribu Kubah.
              Suksesnya kebersamaan duet kepemimpinan H.Annas Maamun & H.Suyat no  membangun Rohil selama dua priode  yang membawa perobahan besar Ro kan Hilir dalam segala bidang,  tumnuhnya  satu keyakinan  bahwa sosok H.Suyat no  tak perlu diragukan  lagi  untuk  selanjutnya  menata dan membenahi Negeri Seribu Kubah, karena, pengalaman Beliau selama dua priode menjabat sebagai Wakil Bupati Rohil yang sukses, membuat masyarakat  merasa begitu yakin  kalau program program  upaya mencapai kesejahteraan masyarakat  akan dapat tercapai, laksana sebuah perjalanan, Suyatno sudah melangkah lebih dari separoh perjalanan untuk mencapai tujuan. ( Harotoy.M )

H.ANNAS MAAMUN UKIR SEJARAH NEGERI SERIBU KUBAH

.Annas  Maamun adalah  ukiran  sebuah  nama  satu babak dalam sejarah  berdirinya satu Negeri yang disebut sebut  sebagai  Negeri Seribu Kubah. Negeri seribu kubah merupakan sebutan gelar untuk  sebuah Kabupaten yang baru berumur setahun jagung diujung Pesisir Propinsi Riau, yaitu Kabvupaten Rokan Hilir. 
            Bercerita tentang Negeri yang disebut sebut Negeri Seribu Kubah,  tentu tidak akan pernah komplit  jika tidak disertakan nama seorang Tokoh Politik Putera Rokan Hilir kelahiran Bangko Pusako -Rohil 74 tahun silam, Bapak H.Annas Maamun.
           Nama H.Annas Maamun  mulai muncul seiring dengan  berdirinya Kabupaten Rokan Hilir, tahun 1999, berdirinya Rokan Hilir H.Annas Maamun balik  Kampung, yang  sebelumnya  menetap  di Bengkalis dan sudah bergelimang dalam dunia Politik, dengan Partai berlambang Pohon Beringin. Berhasil duduk di Lembaga tertinggi Negara DPRD Kab Bengkalis.
         Diawal karirnya di Rokan Hilir H.Annas Maamun menjabat sebagai Ketua DPRD  Priode 1999 – 2004, sebagai Ketua DPRD Rohil  Annas  berhasil pula memiliki Biduk untuk mempermudah dirinya dengan leluasa mengarungi LAUTAN Samudera Politik.  Sebagai Ketua Partai Golkar. Pemilu Legislatif  2004-2009.   Annas kembali berhasil duduk  di Lembaga Legistatif. Dan tetap menjabat Ketua DPRD Rokan Hilir.
         Setapak demi setapak H.Annas Mammun mulai membangun Legenda, Pemilu Pilkada Rokan Hilir Priode 2006 – 2011 dengan Biduk berwarna Kuning miliknya itu, Annas mulai berkayuh mengarungi Samudera Politik,  maju dan tampil bersaing memperebutkan Kursi ! & 2 Rohil, berpasangan dengan H.Suyatno AMP. Pilkada Rohil Priode 2006 – 2011, H.Annas Maamun sukses menyingkirkan saingannya putera –putera terbaik Rokan Hilir seperti  Johar Firdaus, Asrul M.Noor, Herman Sani dan  Akhmadsyah Arrofi,   dan pun   Annas mulus  melangkah  menuju singasana Kursi Rohil 1.sebagai Bupati Rokan Hilir.
        Setelah sukses menduduki Kursi Rohil 1, Tak dapat dipungkiri, .Annas memang giat membangun  Kampung halamannya tercinta ini. Siapapun mungkin tidak akan percaya, bahkan mungkin akan terkesima melihat wajah Rohil yang berubah sedemikian dengan sangat signifikan, bagaikan  cerita dongeng 1001 malam. Wajah Rohil tampil  dengan ciri khas nya tersendiri, sehingga  Rohil bukan saja tampil dengan wajah  yang  berubah, sampai-sampai nama Rokan Hilir pun ikut  berubah   dengan   sebutan Negeri Seribu Kubah, setelah dipoles sedemikian rupa oleh tangan H.Annas maamun dengan gaya Arsitekturnya  yang tersendiri dan  khas, yaitu Kubah – kubah yang unik dan indah.  Maka bukanlah satu hal yang aneh kalau Rohil hingga sekarang lekat dengan nama  Negeri Seribu Kubah.     .
       Sebagai Bupati Rokan Hilir, yang sukses membangun Rohil Priode 2006-2011,  Annas  kembali ikut tampil Pemilu Kada Rohil priode 2011-2016,  tetap berpasangan dengan H.Suyatno.  Tampilan kedua Pilkada Rohil priode 2011-2016, .Annas  dapat dengan mudah melenggang laju menuju kursi Rohil 1. Bukti nyata kinerja H.Annas Maamun yang sukses membangun Rohil, membuat masyarakat Rokan Hilir  jelas tidak mempunyai  pilihan lain, kecuali  tetap mendukung sosok H.Annas Maamun dan H.Suyatno AMP karena  masyarakat  masih berharap  Annas & H.Suyatno  dapat   melanjutkan
Pembangunan Kabupaten Rokan Hilir tercinta ini.                                           .
     Sebagai pakar Politik  yang  grafik karir politiknya   terus melonjak,  Annas tidak  puas hanya mengarungi lautan Samudra Rohil saja,  Annas  terus berkayuh  ke Samudera yang lebih luas,  untuk menggenggam Propinsi Riau. Walau masih duduk di Kursi Rohil1 sebagai Bupati RokanHilir, dengan keyakinan yang penuh, dan percaya diri, Annas ikut maju dan tampil pada Pilkada Prop Riau   Priode  2013 – 2018, berpasangan dengan  Ir. H.Arsya juliandi Rahman. 
       Kembali H.Annas Maamun membangun Legenda, membuat terbelalak semua mata tokoh Politik, hingga ke tingkat Pusat. Betapa tidak, diusianya yang berkepala tujuh itu, Propinsi Riau berhasil digenggamnya dengan menyingkirkan mantan Wali kota  Pekanbaru 2 priode Herman Abdullah. H.Annas Maamun sukses melangkah menuju singasana Kursi Riau 1. sebgai Gubernur Riau.
       Setinggi tingginya burung Bangau terbang,  seperti kata pepatah akan kembali ke kubangan juga, sukses pada puncak karir Politiknya, justru mengiringi petaka bagi Bapak Pembangunan Negeri Seribu Kubah H.Annas Maamun. Walau diiringi duka dan air mata, Tokoh Rohil Ukiran sejarah untuk Negeri Seribu Kubah tercinta ini harus kembali kekubangan.
        Pada Karir puncaknya ada yang dilupakan Annas, musuh perang dalam pertempuran dapat dilihat dan dibaca,  musuh Politik  ??? Konprirasi Politik yang menghujam Annas begitu dilantik sebagai Gubernur Riau Priode 2013-2018 terus  menghujam tak henti henti  yang datang dari segala penjuru, sehingga tak  mampu  tertangkiskan oleh Annas, pada karir puncaknya yang berakhir dengan tragis, masyarakat Negeri Seribu Kubah, walau dengan duka dan air mata,hanya mampu berdoa semoga tuhan Yang Maha Esa melindungi Bapak Ukiran Sejarah Negeri seribu Kubah  itu H.Annas Maamun. (Hartoyo.M)

BUPATI ROHIL H. SUYATNO ROHIL PERLU PEMBENAHAN, UNTUK KESEJAHTERAAN



Bagansiapiapi ( Ger )
          Rokan Hilir  yang  saat ini telah berusia 15 tahun, merupakan usia yang tergo long masih Belia, oleh karenanya Rohil perlu pembenahan, demi tercapainya kesejahteraan. Sebut Suyatno beberaoa waktu lalu, pada acara Coffie Morning di-rumah Dinas Pemkab Rohil Jalan Perwira  menyambut  genap setahun dirinya memimpin Rohil sebagai Bupati menggantikan Posisi H.Annas Maamun yang naik tahta sebagai Gubernur Riau  setahun lalu.
        Upaya yang sudah dilaksanakan Pemkab untuk mencapai kesejahteraan masyarakat  tersebut  adalah dengan  program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) dan Reset lement yang merata dan berkeadilan untuk  masyarakat yang tidak mampu, diseluruh Desa se-Rokan Hilir, Melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat  (BAPE MAS ). Kini masyarakat tidak  mampu dapat dikatakan sudah kurang dari 10 persen jumlahnya yang memiliki rumah tidak layak huni, dan Pembangunan Rumah Layak Huni akan terus kita laksanakan. Sebut Bupati Suyatno.      
        Setahun lebih menduduki Kursi Rohil 1 Suyatno memang tampak selalu dekat dengan seluruh Komponen masyarakat, kedekatannya dengan masyarakat tersebut terlihat lebih jelas pada saat acara Coffie Morning menyambut 1 tahun kepemimpinan Beliau sebagai Bupati Rohil. Selama memegang tampuk pimpinan Rokan Hilir, memang masyarakat dapat merasakan baik masyarakat awam sampai menengah keatas, betapa besarnya perhatian  H.Suyatno terhadap Rokan Hilir,
Maka bukan sesuatu  yang  berlebihan  jika sebagian besar masyarakat Rohil  sa ngat beharap agar  H.Suyatno ikut tampil pada Pilkada Rohil Desember 2015 mendatang. Masayarakat Rohil masih sangat berharap sosok Suyatno melanjutkan Pembangnan untuk Negeri Seribu Kubah tercinta ini.
        Memang tidak dapat dipungkiri,  kalau peran  H.Suyatno saat menampingi H.Annas Maamun  sebagai Wakil  Bupati  Rohil  begitu  besar  atas lahirnya sebu ah Negeri yang disebut sebut Negeri Seribu Kubah, serta polesan tangan dari H.Suyatno untuk kesempurnaan  roda pembangunan Negeri Seribu Kubah tercinta ini merupakan  harapan dan dambaan masyarakat Rohil tentunya.
         Penampilan H.Suyatno selama menjadi orang nomor 1 (satu ) Rohil yang murah senyum serta selalu ramah kepada seluruh lapisan mesyarakat, menjadikan
Masyarakat begitu dekat dengan Beliau, oleh karenanya  adalah  satu kewajaran apabila sebagian besar masyarakat Rokan Hilir masih sangat beharap sosok H.Su yatno lanjut memimpin dan membenahi Rohil yang populer dengan sebutan Negeri Seribu Kubah.
              Suksesnya kebersamaan duet kepemimpinan H.Annas Maamun & H.Suyat no  membangun Rohil selama dua priode  yang membawa perobahan besar Ro kan Hilir dalam segala bidang,  tumnuhnya  satu keyakinan  bahwa sosok H.Suyat no  tak perlu diragukan  lagi  untuk  selanjutnya  menata dan membenahi Negeri Seribu Kubah, karena, pengalaman Beliau selama dua priode menjabat sebagai Wakil Bupati Rohil yang sukses, membuat masyarakat  merasa begitu yakin  kalau program program  upaya mencapai kesejahteraan masyarakat  akan dapat tercapai, laksana sebuah perjalanan, Suyatno sudah melangkah lebih dari separoh perjalanan untukmencapai tujuan. ( Harto yo.M )
          

Kamis, 02 April 2015

ASISTEN I HM RUSLI SYRIF S.SOS " BROTHER MEMANG REBTEBER "


Bagansiapiapi Siddak Pos
                                                                      ASISTEN I H.M RUSLI SYARIF. S.SOS
                         “  BROTHER MEMANG RENTENER, KENAPA MAU !!! “
Bagansiapiapi (Sidak Pos )
         Melanjutkan pemberitaan Rentener Brother berkedok Koperasi terbitan Sidak Pos Minggu lalu,  Asisten I Sekda Kab Rohil HM Rusli Syarif  S.Sos  yang  dihubungi  Wartawan Sidak Pos Rabu 3 /4 diruang kerjanya dengan tegas menyatakan “ Brother memang rentener,
tapi kenapa kita harus mau “
         Selain itu dijelaskan juga oleh Asisten I Bidang pemerintahan Sekda  Rohil itu menurutnya sewaktu Beliau menjabat Kepala Dinas tidak pernah memberikan rekomendasi kepada PNS dan Honorer bawahannya untuk berhutang pada rentener Brother, walaupun ada iming iming komisi 3 persen.
         Ketika disinggung Wartawan tentang pemotongan pinjaman Guru guru untuk menutupi kerugian pihak rentener  oleh ulah Bendahara,
“ Itu kesepakatan, yang kita sesalkan kenapa mau “   jika tidak bersedia dipotong maka pihak brother tidak memberikan pinjaman  cloteh Wartawan
“ ya kenapa harus mau !! “  jawab Rusli  Asisten I Bid Pemerintahan Rohil itu singkat.
         Pada pertemuan dengan Wartawan Sidak Pos pada siang itu,  Bpk Asisten yang akrab dengsn wartawan itu menjelaskan padahal sudah sering malakukan himbauan kepada  PNS dan Honorer agar tidak nerhutang  Brother yang lebih layak disebt Rentener itu, serta mengarahkan untuk meminjam kpada pihak Legal seperti Bank Riau Kepri misalnya. Himbauan itu tampaknya tak pernah di gubris, maka Brother jadi terus berkibar, didukung Bendahara yang begitu bersemangat mengurus pinjaman PNS dan Honorer mengejar iming iming komisi 3 persen.
          

Selasa, 10 Maret 2015

PEMKAB PERLU TANGGAP KETERGANTUNGAN GURU TERHADAP RENTENER KOPERASI BROTHER

Bagansiapiapi ( Sidak post )
           Memang sangat memprihatinkan kalau  kita cermati dengan seksama, keter gantungan PNS  khususnya  Guru guru dilingkungan Pemkab Rohil  dalam  memperoleh  dana  segar  melalui koperasi Brother, atau lebih layak disebut sebagai Rentener. Ketergantungan kebutuhan itu membuat rentener menjadi semena mena membuat aturan  secara sepihak demi meraup keuntungan.
           Semena menanya pihak  Koperasi  terhadap nasabah dapat disimak pada peristiwa beberapa bulan lalu. menyambut datangnya Lebaran Idul Fitri,  Guru guru yang butuh dana menghadapi Hari raya itu, terpaksa membuat pinjaman kepada Koperasi Brother.
           Pada saat memberikan pinjaman untuk menghadapi Hari Raya, dengan semena mena pihak Brother  membuat aturan,  baru akan memberikan pinjaman jika para guru beredia di potong sebesar Rp 400. Ribu. Ketentuan itu dibuat Brother untuk menutup kerugian pihak Koperasi, disebabkan  juru bayar setelah memotong gaji guru ( nasabah) tidak disetorkan kepada pihak Koperasi. Menurut keterangan yang dihimpun Wartawan Sidak Post dana yang tidak disetor juru bayar itu mencapai Rp 100 juta lebih.
           AW Bos Koperasi Brother  ketika  diminta keterangannya oleh Wartawan Sidak Post Jumat 6 Maret dengan enteng seperti tanpa beban menjawab     
“ saya beri contoh kepada Bapak,  saya yang meminjam uang di Bank, saya suruh anggota saya untuk membayarkan angsurannya, jika uang itu dilarikannya pihak Bank tetap mencari saya. Dan masalah ini sudah saya laporkan bupati  “  sebut AW sepertinya tindakan kebijakkan yang sangat merugikan nasabah itu tidak ada masalah. Bayangkan saja Guru yang meminjam sebesar Rp 1 Juta, selain membayar bunga sebesar 60 persen, harus bersedia pula dipotong sebesar Rp 400. Ribu.
          Dari hikmah kejadian ini, sudah saatnya Pemkab Rohil mencari solusi yang terbaik bagi PNS dilingkungan Pemkab Rohil ini, agar tidak terus menerus mmemperkaya Rentener. (har )

                

Sabtu, 01 November 2014

MASYARAKAT ROHIL SANGAT ANTUSIAS MENYAMBUT GEBRAKKAN KEJARI MENUNTASKAN KASUS KASUS PROYEK BERMASALAH

 





          Masyarakat Rokan Hilir sangat antusias menyambut gebrakkan Kejari Rohil yang mulai bergerak dan bertindak terhadap pelaku pelaksana proyek proyek di Rohil yang terbengkalai sehingga mengakibatkan kerugian Negara yang tidak sedikit itu.
          Setelah Kejari Rohil menetapkan 3 orang  tersangka kasus pembangunan gedung SMA I di Kecamatan Kubu, tidak tertutup kemungkinan pihak Kejari akan terus bekerja menelusuri seluruh proyek proyek yang terbengkalai di Rokan Hilir,  selama ini sepertinya tidak tersentuh hokum.
          Ungkapan PLt Kepala kejaksaan Negeri Rohil  Gunawan SH .MH yang mengatakan pihaknya sekarang ini masih akan terus melanjutkan penyidikan  terhadap kasus kasus korupsi di Rokan Hilir yang merugikan keuangan Negara, tidak terkecuali walaupun kasus koupsi itu kasus lama. Ditegaskan olh Kepala Kejaksaan Negeri Rohil kasus kasus terdahulu  kalau sudah lengkap bias saja pihak Kejari memanggil saksi dan melakukan pemeriksaan walaupun kasus iu sudah mencapai 12 tahun .
           Dengan adanya ungkapan pihak kejari yang menyatakan akan memerangi pelaku tindak pidana korupsi baik kasus yang baru maupun kasus kasus yang lama, masyaraakat Rokan Hilir begitu antusias menunggu hasil kerja Kejari Rohil dalam memerangi tindak pidana Korupsi di Rokan HIlir.
            Harus diakui sejak bedirinya Kabupaten Rokan Hlir tercinta ini, memang jumlah proyek yang terbengkalai tidak dapat dihitung banyaknya, jumlah proyek yang terbengkalai saja tidak dapat terhitung banyaknya, i, apalagi jumlah dananya. (hrt )