Selasa, 04 Desember 2018

ADVETORIAL PEMKAB ROHIL        
  
               BUPATI ROHIL H.SUYATNO DAMPINGI GUBRI
      TABURKAN  BENIH IKAN  BAUNG  DI SUNGAI  ROKAN

Hasil gambar untuk foto tabur benih ikan baung di sungai rokan rohil
Bagansiapiapi( Senuju  Rohil .Com )      
            Pemerintah Provinsi Ri au (Pemprov Riau) telah memprogramkan pengada an bibit ikan baung di Ke penghuluan Rantau Bais, Ke camatan Tanah Putih Ka bupaten Rokan Hilir (Rohil). Program pengadaan 58.000 ekor bibit ikat baung di Ro hil tersebut telah ditabur 
secara langsung oleh Gu bernur Riau Arsyadjuliandi Rachman didampingi  Bupa ti Rokan Hilir Suyatno di Su ngai Rokan, Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Senin (21/8/ 2017) lalu. Penaburan bibit ikan baung di Sungai Rokan itu disaksikan oleh para pejabat
di lingkungan Provinsi Riau, seperti Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Wakil Ketua DPRD Riau dr Sunar yo, Danrem 031/WB Brig jend TNI Abdul Karim dan Brigjend TNI Edy Natar Nasu tion, Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau Herman, Walikota Dumai Zulkipli AS, serta para pejabat di lingkingan Rohil, Camat Tanah Putih, para tokoh masyarakat dan ratusan warga Tanah Putih.
       Acara penebaran bibit ikan diawali dengan pe nyerahan 58.000 bibit ikan baung secara simbolis oleh sejumlah Anggota DPRD Riau seperti Asri Auzar, Karmila Sari, Siswaja Mul yadi (Aseng) dan Manahara Manurung lalu diserahkan kembali kepada sejumlah warga. Selain penyerahan bibit, diserahkan pula kartu asuransi untuk nelayan, klaim pembayaran asuransi
untuk nelayan, klaim pembayaran asuransi yang juga diserahkan secara simbolis.
 
Hasil gambar untuk foto tabur benih ikan baung di sungai rokan rohil

Gubri Arsyadjuliandi Rachman dalam kesem patan itu mengatakan, penebaran bibit ikan baung ini merupakan sa lah satu langkah penye lamatan populasi ikan baung yang mulai ber kurang akibat pence  maran air sungai Rokan.
   "Penebaran benih ikan baung diharapkan men jadikan potensi sungai akan lebih meningkat. Sungai tidak hanya untuk transportasi melainkan bisa dimanfaatkan seba gai menopang hidup para nelayan dan bagi masya rakat yang ada di sekitar sungai Rokan," harapnya.
  Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rach man ini berharap bibit yang ditebar tersebut  akan  bermanfaat dalam bebera pa tahun mendatang. Namun sebelumnya, penting sekali  bagi  ma syarakat menjaga  keberadan su ngai. Sehingga kedepan begitu bibit  ikan baung yang ditebar ini sudah siap dipanen, akan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat.        Masyarakat  kecamatan Tanah Putih ber te rima kasih kepada pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perikanan dan Kelautan telah  meluncurkan prog ram penebaran benih ikan baung sebanyak 58.000 ekor di Pulau Tilan itu.  Program restoking  meru pakan program Provinsi Riau, masyarakat disini khususnya sangat me nyambut baik penebaran benih ikan, bilamana dua tahun atau tiga tahun benih telah membesar
ikan baung dapat dinik mati hasilnya nanti," kata Camat Tanah Putih Rokan Hilir, Ramlandi di Pulau Tilan Tanah Putih. Selain penebaran benih ikan baung, Gubri dan Wakil Gubri menyerahkan Kartu Asuransi Nelayan (KAN) kepada nelayan. Kemudian dilanjutkan pe nyerahan bantuan uang secara simbolis pada masyarakat nelayan.  "Besarnya harapan ma syarakat program diturun di sini, jika perlu program ini tidak hanya sampai disini saja, kami harapkan program restoking terus berlanjut pada tahun berikutnya," ungkap Ramlan.
     Bupati Rokan Hilir H Suyatno mengucapkan terimakasih atas keha diran Gubernur, Wakil Gu bernur berserta rombong an dalam kegiatan
penebaran benih ikan baung di Kepenghuluan Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih.  Selain itu Suyatno juga apriasi terhadap kinerja Datuk Penghulu Rantau Bais dalam membangun perekonomian masyarakat dengan membuat jembatan terapung di Sungai Rokan untuk sampai di Taman Wisata Pulau Tilan dengan mengunakan dana ADD.
"Saya sangat bangga sekali kinerja Datuk Penghulu Rantau Bais. Dengan dilepasnya benih ikan baung ke Sungai Rokan semoga bermanfaat buat masyarakat Tanah Putih khususnya Rantau Bais," Kata Bupati  Suyatno.
        Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memilki daya tarik dan unggulan investasi perikanan baik perikanan tangkap maupun budidaya dan pengolahan hasil perikanan untuk komoditi perikanan laut, yakni Rohil mempunyai sumber daya hayati yang cukup luas dan memiliki SDM yang cukup besar dan terampil di bidang perikanan sesuai aspek perikanan.
Hasil gambar untuk foto tabur benih ikan baung di sungai rokan rohil 
Selain itu juga, Rohil memiliki fasilitas produksi yang 
sudah memadai, baik itu perikanan tangkap maupun
 budidaya dan pengolahan hasil tangkapan seperti
 budidaya kerang dan pengolahan perikanan, serta harga
 produk perikanan dari Rohil dapat bersaing sesuai mutu yang dihasilkan perikanan nelayan.

        Kabupaten Rohil memilki jaringan distribusi yang 
cukup, baik itu pasar lokal maupun pasar besar untuk 
semua produk perikanan, selain itu Rohil memiliki potensi pengembangan sentra produksi perikanan untuk semua aspek komoditi, kemudian tersedianya bahan baku yang jauh dari pusat pengolahan pemasaran, dengan telah terbukanya media sosial membuka jaringan akses pe masaran untuk pasar domestik dalam negeri maupun luar negeri produk ini bisa berdaya saing. (adv)


  


Advertorial Pemkab Rohil

           PEMKAB ROHIL UPAYAKAN PRODUKSI PADI
                                  SEMAKIN MENINGKAT 
Pematang Sikek ( Senuju Rohil.Com)

Plt Gubri Wn Thamrin Hasyim  didampingi Bupati Rohil H.Suyatno ikut melaksanakan Panen Raya yang dise leng garakan di Desa Pematang Sikek, Kecamatan Rim ba Melintang- Rohil ,  Selasa 25 Oktober 2018.
                Luas lahan sawah di Kabupaten Rohil pada tahun 2017 adalah 14.674 hektare dan sebanyak 1.881 hektare berada di Kecamatan Rimba Melintang Produk si padi mencapai 6.595 ton dengan provitas rata-rata 4.52 ton/ha. Lahan sawah yang dipanen di Desa Pema tang Sikek adalah 304 hektare yang ditanami varietas ciherang.
          Bupati Rohil H Suyatno , pada kesempatan itu menghimbau masyarakat untuk tidak mengalih fungsikan lahan sawah menjadi perkebunan. Disamping itu juga supaya petani terus meningkatkan produksinya melalui peningkatan pertanaman menjadi 2-3 kali pertahun 
        Bupati Rohil H.Suyatno  atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir sangat banga,  atas keberhasilan produksi  padi  meningkat, peningkatan itu mencapai 6.595 ton dengan  rata-rata 4.52 ton/ha. Tentunya hal ini diharapkan setiap tahun terus ada peningkatan," sebut  Bupati H.Suyatno.
          Secara khusus, Bupati Rohil mengapresiasi BPTP Riau yang telah memperkenalkan teknologi budidaya padi jarwo super melalui demplot pada 3 desa di Kabupaten 

              Menteri Pertanian melalui Direktur Perlindungan Tanaman menyampaikan, bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mewujudkan swasembada pangan khususnya padi.  Berbagai program telah diluncurkan Kementan untuk mewujudkan swasembada pangan seperti bantuan benih, alat dan mesin pertanian, saprodi, dan program serap gabah petani.   Luas tambah tanam setiap kabupaten terus ditingkatkan untuk meningkat kan produksi padi. Kementan juga mengharapkan dukungan Gubernur, Bupati, TNI, dan pemangku kepentingan lain untuk mensukseskan program ini.
                  Plt Gubernur Riau Wan Thamrin juga mengatakan demikian, pemerintah daerah, khusunya  Kabupaten  Ro kan Hilir cukup apresiatif dalam menjaga serta melestarikan persawahan dan keberhasilan para petani dalam penanaman padi hingga panen.    Plt Gubri meminta masyarakat agar tidak mengalihfungsikan lahan persawahan yang telah ada saat ini. "Tolong dipertahankan dan jangan dialihfungsikan, karena hasil padi sangatlah menjanjikan," 
   
Pada kesempatan yang  sama, Danrem Sonny Aprianto menyampaikan, pertanian merupakan salah satu sektor penting penopang perekonomian nasional, terlebih dalam mengatasi dampak krisis ekonomin yang sampai kini belum sepenuhnya pulih.
       "Namun demikian, realita yang kita hadapi saat ini sektor pertanian seakan jalan di tempat. Penyebabnya tentunya kompleks, namun setidaknya faktor pemanasan global dan pergeseran orientasi mata pencaharian masyarakat telah menyumbang relatif banyak terhadap pudarnya semangat agraris masyarakat dan terganggunya produktivitas pangan," terang Danrem.
        "Kabupaten Rohil merupakan salah satu penyuplai produksi padi di wilayah provinsi Riau yang harus dipertahankan guna meningkatkan swasembada pangan di daerah. Untuk itu melalui panen raya padi seluas 304 hektar ini diharap dapat memenuhi kebutuhan sembako di Provinsi Riau, khususnya Rohil serta dapat menggugah kembali gairah bertani masyarakat," jelasnya.
d.jpg
    Keberadaan TNI, tambahnya, untuk memban tu kedaulatan rakyat mela lui para Babinsa di daerah-daerah. Dan pihaknya men dapat perintah untuk men dampingi para petani dalam berbagai program seperti Luas Tambah Tanam (LTT). "Kita berharap ti dak ada lagi impor beras karena Indonesia merupa kan negara penghasil padi besar," pungkasnya    
Acara itu juga dihadiri Danrem 031 WB Brigjend TNI Sonny Aprianto, Bupati Rohil H Suyatno, Pj Upsus Prov Riau, Direktur Perlindungan Tanaman, Dinas TPHBun Prov Riau, Kepala BPTP Riau, Kadis Pertanian Rohil, DPRD Provinsi, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Didik Efendi, Kajari Rohil Gaos Wicaksono, Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Sekda Rohil Drs H Surya Arfan MSi, para Kepala Dinas, Camat, Penghulu serta Penyuluh dan Kelompok Tani di Rokan Hilir.
       Pelaksanaan panen raya padi di areal seluas 304 hektare oleh Gubernur Riau, Danrem serta Bupati dilakukan secara simbolis dengan melakukan pemotongan padi dan dilanjutkan dengan pemanenan dengan menggunakan mesin.( AdvHms)
 









Selasa, 06 November 2018


Tampak Ketua PAC Ikatan Pemuda Karya  Kecamatan Bangko Rohil, menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Desa Rokan Baru Kecamatan Pekaitan yang diterima langsung oleh Datu Penghulu Desa Rokan Baru 
 
  Peduli Bencana Banjir PAC IPK Bangko
 Bantu Korban Banjir Kec. Pekaita



Bagnsiapiapiapi  ( Gema Rohil News )
         Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pemuda Karya ( IPK )  Kec.Bangko  Abdul manan Alisyah Putera yang akrab dengan panggilan Putera, Ikut peduli terhadap masyarakat yang tertimpa musibah bencana banjir, Kepedulian itu ditonjolkan oleh Putera Ketua IPK Bangko  dengan  Menyerahkan Bantuan untuk  Musibah Banjir, berupa Sembako yang disalurkan di Kepenghuluan Desa Rokan Baru, Kec. Pekaitan.         
         Menurut Abdul Manan Alisyah Putera yang berpenampilan energik dan gemar bercanda ini, bahwa  kepedulian terhadap  sesama adalah merupakan  satu kewajiban, apalagi terhadap  korban bencana Banjir  khususnya di Desa Rokan Baru, oleh karenanya menurut Putera dirinya  merasa terpanggil untuk  ikut bersama sama meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah bencana banjir..
        Abdul manan alisyah putra,  Ketua PAC Ikatan Pemuda Karya Bangko yang bepenampilannya  selalu rapi serta murah senyum, menjelaskan kepada responden gema Rohil News, bahwa dalam memberikan bantuan yang diberikan secara ikhlas itu , menurutnya tidak perlu  disebutkan nilai atau jumlah materi yang disumbangkan kepada mayarakat terimpa banjir, yang paling terpenting adalah kita ikhlas lahir batin memberikan banutuan tersebut. Jika dalam memberikan bantuan kepada masyarakat korban banjir ada terbetik maksud maksud tertentu, maka sedekah tersebut tidak ada artinya tidak diridhoi oleh Allah SWT.
      Selanjutnya Putera sapaan akrab Abdul Manan Alisyah Putera menjelaskan  bahwa Ikatan Pemuda Karya Menyalurkan bantuan seperti Beras, minyak, telur, mie Instan dan lainnya, di Drsa Rokan Baru kecamatan Pekaitan menurut Putera dirinya menilai  atau dalam pantauannya  di kematan Pekaitan merupakan daerah yang sangat terparah dalam menghadapi musibah bencana Bankir saat ini,  bantuan yang disalurkan oleh IPK Bangko tersebut berupa Sembako  itu,  langsung diterima oleh Datuk Penghulu Desa Rokan Baru Kecamatan Pekaitan (Sd)










Rabu, 17 Oktober 2018



                             KEPALA LAPAS BAGANSIAPIAPI ROHIL
          TEPIS DENGAN TEGAS ADANYA PUNGLI TERHADAP NAPI

Bagansiapiapi ( Gema Rohil )
             Ada tudingan pemberitaan di beberapa Media On Line  tentang kegiatan didalam Lembaga Pemasyarakatan Bagnsiapiapi Rohil  yang menyebutkan adanya praktek pungli terhadap warga Binaan. Transaksi pungli dikenakan terhadap warga Binaan  yang akan dipindahkan di Lapas Bengkinang atau di daerah lainnya.  Tak tanggung tanggung  dana pungli yang  diminta oleh petugas Lapas kepada warga binaan  yang tidak bersedia dipindahkan  berkisar antara  Rp 7 juta  bahkan bisa lebih

           Untuk mencari tambahan data apakah benar  Isu yang beredar tersebut , kami Team Gema Rohil yang menyikapi pemberitaan tersebut, sengaja berkunjung ke Rumah Tahanan Bagansiapiapi Senen 14 /10 sekitar jam 10.00 Wib yang disambut baik oleh petugas Kepala Pengaman Rutan (KPR )  Bpk Mismin Handoko mencoba memverifikasi  tentang tudingan Pungli itu.
            
           Kepala Cabang Rumah Ta hanan ( Rutan ) Bagansiapiapi Bpk Jufri melalui KPR Mismin Handoko  menepis adanya pungutan liar terha dap warga binaan yang tidak besedia dipindahkan keluar daerah Rutan Bagan siapiapi.
         Kenyataannya Isu Pungli tersebut dibantah dengan tegas oleh Kepala Cabang Rumah Tahanan Bagansiapiapi Rohil Bpk Jufri melalui Kepala Pengaman Rutan Bpk Mismin Han doko. Selanjutnya Bpk Mismin Handoko juga menjelaskan Secara Institusi maupun secara Instruksi sangat kaget, Mismin juga menyebutkan selaku Pimpinan tidak akan pernah membenarkan melakukan  transaksi pungutan  liar terhadap warga binaan, apalagi dengan modus mengancam, jelas KPR Lapas Bagansiapiapi Rohil Bpk  Mismin Handoko dengan senyum  ramahkepada Team Investigasi Gema Rohil