Rabu, 25 April 2018



KPUD Rohil Mengadakan Pentas Seni Nusantara

KPU Rokan Hilir mengadakan malam Pentas Seni Budaya.
Rokan Hilir, Gemarohil.com – KPU Rokan Hilir mengadakan malam Pentas Seni Budaya guna untuk menyongsong satu tahun pemilihan umum tahun 2019 dalam acara tersebut dihadiri oleh para ketua partai politik Rokan Hilir, Mantan ketua KPUD, Ormas, PP, tokoh masyarakat, berbagai Suku baik itu batak, cina, jawa, Pps dan Ppk, serta Kepala SKPD dan juga PLT Bupati Rokan Hilir H. Drs. Jamaluddin dan diikuti oleh sanggar seri kemuning dan sangar lainya dan diikuti berbagai tarian berbagai daerah, Sabtu malam 21 April 2018 di halaman kantor BKASD Rokan Hilir
Dalam sambutannya ketua KPUD Rokan Hilir Ir.Agus salim Menyampaikan skitar 362 hari lagi kita akan mengadakan pemilihan umum diseluruh indonesia baik itu diPropinsi maupun ditingkat Kabupaten/Kota dan mari kita sukses kan pemilihan umum dan juga tak lama lagi kita jugq akan mengadakan pilkada serentak dalam pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Propinsi Riau mari kita tingkatkan partisipasi pemilih jelas agus
Dikomfirmasi Plt. Bupati Rokan Hilir Drs. H. Jamaluddin mengatakan acara kpud Rokan Hilir ini dilaksanakan serentak seluruh indonesia termasuk Rokan Hilir beliau juga menyampaikan bahwa ini adalah acara nasional yqng sangat bermanfaat dan sekaligus sarana sosialisasi pada masyarakat bagaimana dan apa yang diinformasikan
Disinggung dalam hal pilkada serentak Plt.Bupati pemilihan gubernur dan wakil gubernur riau, Plt Bupati menjelaskan dan menghimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi pilkada serentak dan mengharapkan partisipasi pemilihan bisa meningkat dari pemilihan umum ataupun pilkada lalu tandasnya .
Terpisah Ketua Kpud Rokan Hilir juga berpesan demikian dan ingin tingkat partisipasi pemilih lebih lagi dari tahun -tahun sebelumnya dan dia juga menyampaikan jika tidak termasuk dalam DPT masyarakat bisa membawa ektp untuk memilih baik itu dipilkada maupaun pemilihan umum nantinya. (sy*)

Minggu, 08 April 2018

GALANGAN KAPAL TERANCAM TUTUP BAGAIMANA DENGAN KAPAL YANG BELUM R AMPUNG ???




Bagansiapiapi ( Gema Rohil )
       Sulitnya pasokan bahan baku kayu, beberapa  galangan kapal  di Bagansiapiapi –Rohil  terpalsa menghenti kan aktivitas nya sementara, karena tidak adanya bahan baku.
       Buruh pekerjapun mulai tampak resah menghadapi kenyataan ini, betapa tidak, jika aktivitas industri kapal akan terhenti, maka penunjang kehidupan pekerja dan keluargapun akan turut terancam.
             Keadaan Galangan kapal belakangan ini yang bagaikan kerakap tumbuh dibatu, nampaknya  Pemkab Rohil seperti tutup mata,  tiada solusi atau Upaya agar galangan Kapal tetap lancar. Karena  produksi Kapal Kayu  Rohil  merupakan satu satunya yang menjadi kebanggaan Negeri Seribu Kubah tercinta ini. Produk Kapal Bagasiapiapi Kwalitasnya  memang sudah diakui baik didalam Negeri maupun di Manca Negara.
             Pemerintah setempat seharusnya tidak menutup mata, penangkapan Ilegal Loging terus digalakkan, untuk apa Pemkab mengeluarkan Izin galangan kapal sebagai  satu usaha pengrajin kapal kayu,  kenyataannnya tanpa ada satu upaya  Pemerintah setempat untuk  mengupayakan agar kesulitan  pasokan bahan baku kayu dapat teratasi. Pemerintah setempat seharusnya  melakukan  koordinasi kepada seluruh  Instansi terkait agar aktivitas pembuatan kapal dapat berjalan lancar, sehingga dapat terselamatkan nasib ribuan manusia yang menumpukan kehidupannya  dari  hasil titik peluhnya  sebagai buruh pekerja di galangan kapal ini.  GALANGAN KAPAL TERANCAM TUTUP BAGAIMANA DENGAN KAPAL YANG BELUM RAMPUNG ???
            Salah seorang pengusaha Galangan Kapal,  Wijaya.SH,  yang lebih akrab dengan panggilan  Awie  Kuanca,  pada satu kesempatan mengungkapkan kepada responden Gema Rohil  
“ Jika memang dari Pemkab Rohil tidak ada solusi untuk pasokan bahan baku,  aktivitas Industri  produk  Kapal  kayu  di Rokan  Hilir memang  terpaksa harus dihentikan. Hanya kapal kapal pesanan  yang  sudah teranjur dikerjakan  dan belum dapat dirampungkan, Pemerintah setempat harus bertanggung jawab, mendukung mencari solusi agar kapal kapal yang terbengkalai tersebut dapat diselesaikan  
            Lebih jauh Pengusaha Galangan Kapal yang sudah karatan di Negeri seribu kubah  tercinta ini menjelaskan kepada responden Gema Rohil, bahwa produk  kapal kayu di Bagansiapiapi, telah  berproduksi sejak tahun 1843, tidak  pernah  mendapat hambatan pasokan


bahan baku. Tetapi setelah masuknya  PT Diamon  mengantongi HPH merambah hutan Rokan Hilir, pasokan  bahan baku produk kapal kayu di Rohil mulai tersendat sendat, PT Diamon
Yang menguasai hutan Rokan Hilir menciptakan bahasa Ilegal Logging dan  Pencuri kayu bagi masyarakat setempat, yang merambah kayu kayu disekitar temapat tinggalnya.
Menurut Pak Wijaya, SH, yang lebih akrab disapa Awie Kuanca mengatakan, “  Siapa itu Diamon, kok bisa bisanya  mengatakan  masyarakat setempat sebagai pencuri.”
( Hartoyo Mahyudin )







Sabtu, 25 November 2017

PPTK YV TANTANG GEMA ROHIL BERITAKAN BAGI BAGI DUIT UNTUK MEDIA ON-LINE



             “ Buek Berita !!! “ masih terngiang bahasa tantangan YV PPTK Bagian Humas Pemkab Rohil  Bidang Media On – Line itu. Merasa ditantang Gema Rohil, yang menulis bukan anak kemaren, satu Bulan tak akan ada habisnya  untuk mengupas dan mengulas ketidak beresan PPTK membagi bagikan duit kepada Media On – Line  sunber dana APBD Rohil 2017 tersebut
              Unbtuk apa PPTK mewajibkan Nomor Rekeneing, pada hal sebagian besar Biro biro On – Line dapat menerima pembayaran langsung di Kantor Bagian Humas sebagaimana yang dilakukan oleh PPTK YV seperti tahun 2016 lalu. ??
             Tidak Profesionalnya  YV  sebagai PPTK Media On –Line, karena,  taunya hanya menerima Print Out,  tanpa pernah melakukan Cek and Ricek,   apakah Print Out tesebut sudah ditayang ??  apakah Media On Line yang didaftarkan kepada PPTK YV  bisa dibuka atau tidak ??  yang penting bagi PPTK YV ada PT dan Rekening Oke !! maka duit Pemkab pun mengucur.   Bak kato Uyang Bagan    Potik Sempoa,  dikali-kali, dibagi-bagi, beapo untuk Uyang, Beapo pulo untuk awak 
             Jika mau Jujur, seharusnya PPTK YV,  membuat Jumlah dan Daftar On –Line  yang bernasib baik memperoleh Rezeki bagi bagi duit Pemkab Rohil melalui Hagian Humas  itu diakhir tahun 2017 ini.
            Dari telusuran Gema Rohil, ada yang menerima bagian satu orang membawa 3 On Line bahkan ada yang 4 On Line, yang paling menyakitkan, ada pula yang memohon  untuk mendapatkan bagian, PPTK pura pura Buta dan Tuli, artinya pura pura tidak melihat dan mendengar ( Oyong )

Rabu, 22 November 2017

MUNTAH KEKENYANGAN PENYAKIT KARENA ULAH DIRI SENDIRI

Bagansiapiapi ( Gema Rohil )
        Diusia ke 18 Tahun  Kabupaten Rokan Hilir masih dapat terbilang belum memegang RECORD perkara MUNTAH  KEKENYANGAN. Kabupaetn Rokan Hilir yang sekarang lebih keren dengan sebutan NEGERI SERIBU KUBAH,  diusianya  memasuki dunia remaja, memang baru beberapa SKPD saja   yang tersandung perkara Muntah Kekenyangan, antara lain, Oknum Dinas Pasar, Oknum Dinas Pariwisata, serta Oknum Dinas Pendidikan.
        Oknum – oknum ketiga Dinas tersebut kini sudah menjalani Operasi Pembersihan Perut, serta menjalani rawat inap secara intensif di RS Prodeo. 
           Belakangan ditambah lagi menyusul beberapa Oknum Dinas BM dan Badan Perencanaan Rohil, juga tersandung penyakit yang sama “ MUNTAH KEKENYANGAN ‘  Saat ini Oknum oknum tersebut sedang menjalani Pemeriksaan, tampak terbaring  lemah menunggu giliran Operasi Pembersihan Perut, dan menjalani rawat inap di RS Prodeo istilah dari Kamar Terali Besi, kasarnya  PENJARA.
        Selain Oknum oknum diatas, Beberapa Oknum Bagian Humas Rohil sempat juga tersandung perkara yang sama, MUNTAH KEKENYANGAN. Anggaran Tahun 2015 lalu, tetapi barangkali Muntahnya tidak terlalu banyak dan parah, sehingga tidak perlu menjalani Operasi Pembersihan Perut, Kita sama sama berharap semoga untuk Anggaran tahun 2017 petugas yang membagi bagikan  Kueh Pemkab Rohil tidak Muntah Kekenyangan. ( oyong )       

Minggu, 19 November 2017

BUPATI ROHIL H.SUYATNO KURANG JELI TEMPATKAN PETUGAS DAPUR BAGIKAN KUEH

Bagansiapiapi (Gema Rohil )
         Bupati Rokan Hilir  H.Suyatno nampaknya kurang jeli menempatkan petugas bagian dapur untuk bagi bagikan Kueh Pemkab Rohil di Acara akhir tahun 2017. PPTK  YV yang taunya hanya mem bagikan  kueh  yang disediakan Pemkab Rohil sumber dana APBD Rohil, tak peduli dan tanpa toleransi,  sesuai dengan ucapanya    Yang kebagian tertawalah, yang tidak mendapat bersungut atau mengomel ya terserah, mau dibuat berita silakan “  ujar PPTK YV
         Layak atau tidak layak ucapan yang dilontarkan oleh PPTL YV sebagai pejabat yang dipercayalan untuk bekerja di Bagian Humas Pemkab Rohil, rasanya tidak perlu dijawab, urut saja dada,  memang manusia kalau sudah membagi bagikan duit, selalu lupa walaupun didepan mata masuh menjulurkan tangan mengharap Kueh Pemkab Rohil yang dibagi bagikannya.
        Yang sangat patut disesalkan, pembagian Kue Pemkab Rohil sumber APBD Rohil itu bukan untuk anak anak Rohil walupun jelas ada kiprah dan aktivitasnya di Dunia Pers Elektro, tetapi PPTK bermaksud yang untuk menyingkirkan atau mengesampingkan, maka dengan arogan meminta profil Perusahaan dan Rekening. Yang tidak dimiliki oleh Gema Rohil. Karena Gema Rohil muncul sejak tahun 2003 hanya memiliki dokumen akte pendirian Yayasan yaitu Yayasan Karya Mandiri yang diketuai oleh Mantan Wakil Bupati Rohil Bapak H.Ilyas RB.
        Kiranya  lain bagian Humas Pemkab Rohil, lain pula Bagian Humas DPRD Kab Rohil, karena masih memiliki rasa kepedulian dan Toleransi, yang terpenting nyata aktivitas, tanpa tetek bengek rekening segala yang terpenting mengantarkan print Out apan On Line nya akan memperoleh bagian, padahal DPRD Rohil membayar jauh lebih besar ketimbang Bagian Humas Pemkab Rohil. Apa lagi di Anggaran  tahun 2017 ini, satu On Line semula mendapat jatah hanya 2 ( dua )  Advetorial, setelah menanda tangan Kwitansi, belakangan mencuat ada penambahan 1 ( satu ) Advetorial untuk tayang  tanggal 06 sampai 12 November. Dari penelusuran Gema Rohil, banyak Biro On Line yang semula tidak tahu ada penambahan , mengantarkan prin Out Advetorial pada tanggal 17 November, bahkan masih ada yang diberi kesempatan bagi yang belum, untuk mengantarkan prin Out Senen 20 November.
       PT DAN REKENING AKAL PPTK BUANG BADAN.
       Diyakini sistim transfer Rekening oleh PPTK YV tak lebih agar terhindar dari dugaan gratifikasi, yang namanya  petugas tukang bagi bagi kan duit, dari sudut manapun dibagikan,  hanya Malaikatlah yang tidak hijau matanya melihat uang.
       Dari penelusuran Gema Rohil Ada apa PPTK YV punya urusan berangkat ke Pekanbaru setelah mentansfer dana ke seluruh Media On Line yang rata rata terbitan Pekanbaru ???? apapun alasannya, apapun urusannya kenapa harus setelah mentransfer uang ????   Ada Nasehat dan petuah nenek moyang kita dahulu  “  MAKANLAH SEPUAS MU CUCUKU, TETAPI JANGAN SAMPAI KEKENYANGAN  NANTI  MUNTAH, NENEK JUGA YANG SUSAH !!! “ ( Oyong )