Kamis, 19 Mei 2016

SEKRETARIS MONOPOLI SELURUH KEGIATAN BERUJUNG KERANAH HUKUM










Gambar sisip 1
                          Iwan Kurnia Sekretaris DKPP Rohil


Bagansiapiapi (Gema Rohil ))
Sekretris  Dinas Kebersiham,pertamanan  dan Pasar (DKPP) Kab Rohil Iwan Kurnia SE  yang sealama ini monopoli seluruh kegiatan SKPD terpaksa harus berurusan denagan penegak hukum. adanya Dugaan kasus Korupsi dana pemeliharaan kegiatan rutin kendaraan Dinas di-DKPP Rohil yang telah meugikan keuangan Negara lebih kurang 2 Milyard.
Temuan adanya dugaan kasus Korupsi dana pemeliharaan kegiatan rutin kendaraan Dinas tersebut merupakan temuan langsung daripihakKejari Rohil. Sebagaimana penjelasan Kepala Kejari Rohil Bima Suprayoga SH melalui Kasi Intel Odit Megonondo kepada Wartawan beberapa waktu lalu.
Iwan Kurnia SE walau dengan jabatan sekretaris tetapi menguasai seluruh kegatan pada Dinas tersebut, melebihi wewenang Kepala dinas.
dari 12 orang saksi yang telah diperiksa Kejari Rohil ,termasuk Bendahara dan Kasubag keuangan menjelaskan bahwa seluruh pencairan dana kegiatan, uang diserahkan bulat bulat kepada Sekrearis Dinas DKPP IwanKurnia SE. Kesera kahan Sekretaris DKPP untuk memperkaya diri pribadi itu melibatkan beberapa orang Staf bawahan menjadi korban,  termasuk Kepala Dinas KPP Ibus Kasri.
Hingga berita ini dinaikkan, pihak Kejari Rohil belum menetapkan satu orangpun tersangka, (ht)

Selasa, 09 Februari 2016

UNGKAPAN KABAG PRLENGKAPAN TENTANG MOBNAS MERUPKAN PEMBOHONGAN PUBLIK

Bagansiapiapi ( Publik Riau )
          Dari 94 Unit Mobil Dinas yang rencananya akan  ditarik Pemkab Rohil,  sebanyak 24 Unit sudah dilaksanakan penarikkannya. Demikian sebagaimana yang pernah diungkapkan oleh  Asisten  III  Bidang Administrasi Pemkab Rohil melalui Kabag Perlengkaoan Cici Mawardi kepada Wartawan Publik Riau
beberapa waktu yang lalu. Penjelasan tentang  24 Unit Mobil Dinas  yang katanya sudah ditarik tersebut, adalah merupakan satu pembohongan Publik,  karena, nyatanya ketika dipertanyakan ke 24 Mobnas  yang katanya sudah dilakukan penarikan itu, tidak dapat menjelaskan  secara jelas dan rinci dimana keberadaan mobil mobil  tersebut.
          Masyarakat Rokan Hilir khususnya Bagansiapiapi hanya melihat secarta nyata bahwa penarikan Mobil
Dinas  yang dilakukan Pemkab Rohil  baru dilaksanakan terhadap Mobil Dinas ynng digunakan Mantan Ang gota DPRD Rohil H.Rasmali,SH, penarikan  Mobnas yang digunakan Rasmali itu memang sempat membuat heboh, dikarenakan penarikan tersebut  dilakukan melalui Razia Operasi Zebra Satlantas Rohil.
          Mantan Ketua Fraksi Golkar DPRD Rohil H,Rasmali,SH ketika dihubungi melalui telpon genggamnya menjelaskan kepada Wartawan Publik Riau bahwa sebenarnya tidak ada masalah tentang penarikan Mobil
Dinas  yang digunakannya itu, tetapi yang sangat disesalkannya  penarikan kenapa hanya dilakukan terhadap dirinya saja, bagaimana dengan yang lainya, padahal jika dihitung dengan cermat sejak berdirinya Rokan Hilir ada ratusan Mobnas yang dibelanjakan dengan uang rakyat,dimana rimbanya mobil mobil itu sekarang, tidak
ada yang dapat menjelaskan secara rinci,  baik  kepada Asisten III  Dahniar  maupun  Kabag Perlengkapan  Cici Mawardi. yang mengatakan   beralasan  baru menjabat lanjut Rasmali..
          Lebih jauh Rasmali mantan Ketua Fraksi Golkar DPRD Rohil itu mengutarakan, menurutnya jika mau
jujur di Rokan Hilir banyak Pejabat yang menggunakan Mobnas tidak pada tempatnya, atau disalahgunakan mentang mentang gratis yang dibelanjakan dari uang rakyat.
           Bayangkan saja, Pejabat Ketua DPRD misalnya, menggunakan Mobnas sampai 5 Unit banyaknya, dan, sedangkan Anggota DPRD yang masih Aktif  saat ini memiliki 3 unit Mobnas, dimana Mobnas lama 2 Unit,  walau masih layak untuk digunakan. melalui APBD Rohil Anggaran tahun 2015 Anggota DPRD Rohil masing masing memperoleh lagi 1 unit Mobnas.  bahkan pengadaan  Mobnas yang dianggarkan aAnggaran Tahun 2015 yang baru lalu itu tergolong mobl mewah pula.
         Pengadaan Mobil Dinas yang dianggarkan oleh DPRD pada setiap tahun itu  menampilkan satu kinerja yang mubazir  dan terkesan hanya menghambur hamburkan uang rakyat saja.                                                         Diakhir penjelasannya H.Rasmali menyebutkan  bahwa  menurutnya ada pejabat yang sudah Pensiun
yang belum mengembalikan mobnas,selain tidak mengembalikan, bahkan ada pula yang suah menghitamkan   nomor plat untuk mengelabui mayarakat serta untuk  menjadikanb mobil itu menjadi milik pribadi. Kalau ma  
salahnya dikonfirmasikan kepada baik Asisten III Dahniar maupun Kabag Perlengkapan Cici Mawardi saling maka akan tolak menlolak ungkap Rasmali diakhir pembicaraannya dengan Wartawan Publik Riau melalui telpon genggamnya.(HT )




Minggu, 31 Januari 2016

FAISAL WAKA LAPAS ROHIL " MASALAH SAYA MEMBAWA NAPI KELUAR SUDAH SELESAI "

Bagansiapiapi ( Gema Rohil )       
         masalah Saya membawa Napi gembong  Narkoba keluar  dari Rutan  untuk  ber Karoke ria di KTV Famili Jalan Bintang Bagansiapiapi beberapa  waktu lalu itu sudah selesai, walaupun saya terpaksa bebeapa kali mondar mandir ke Kantor Wilayah  Propinsi,  jika ingin diberitakan silakan saja. demikian ungkap Faisal Waka Lapas Bagansiapiapi Rohil kepada Wartawan  Gema Rohil saat ditemui diruang kerjanya di Lembaga Pemasyarakatan Bagansiapiapi
        Faisal Waka Lapas Bagansiapiapi dari pantauan Wartawan Gema Rohil yang paling hobbi berkaroke memang paling sering membawa tahanan untuk keluar ber happi-happi ketempat hiburan, sebagai Waka lapas jika Kalapas tidak berada ditamat, selalu menyalah gunakan wewenangnya sebagai Waka Lapas mengangkut para tahanan yang berkantong tebalyaitu para gembong Narkoba yang menjalani hukuman.
Dan sejak terjadianya penggerebekkan saat bersenang senang Karoke di KTV Famili Jalan bitang Bagansiapiapi beberapa waktu lalu itu, nampaknya Waka Lapas yang hobbi berkaroke itu tak punya nyali lagi menyalah gunakan wewenangnya sebagai Waka Lapas mengangkut para tahanan yang berkantonag tebal keluar Rutan untuk bersenang senang,
        Penggerebekkan aparat penegak hukum terhadapWakaLapas Faisal saat bersenang senang Karoke di KTV Famili dengan para tahanan Genbong narkoba bebeapa waktu lalu itu membuat petugas yang menyalah gunakan wewenang nya sebagai WakaLapas itu mungkin menjadi jera setelah berkali kali terpaksa mondar mandir ke Kantor Wilayah Propinsi, walau semapat terceus dari mulutnya mengatakan dengan bangga dan congkak
 “ masalah saya membawa napi keluar Rutan untuk bersenang senanag sudah selesai, jika mau dinaikkan berita terserah saja, “ sebut Faisal. ( Hartoyo )


KADIS BINA MARGA ROHIL SELURUH JALAN KOTA BAGANSIAPIAPI AKAN DIASPAL



Bagansiapiapi( Gema Rohil )
         Seluruh jalan diperkotaan Bagansiapiapi 2016 akan di-aspal seluruhnya dengan dengan aspal kelas A, demikian  dijelaskan oleh Kadis Bina marga Rohil  Drs. Ferry Priya  melalui  Kabid Perencanaan dan Program Budi Mulia St beberapa  waktu lalu kepada Wartawan  Gema Rohil saat bincang bincang dengan Beliau dirumah kedi amannya Jalan Siak Bagansiapiapi.
          Budi juga menyebutkan bahwa untuk melaksanakan Program peng-aspalan jalan jalan diperkotaan  Bagansiapiapi tersebut, selain menggunakan dana ABPD Rohil Anggaran 2016, pembangunan tersebut  juga  dengan menggunakan dana DAK bantuan Pusat.                
         Program rencana untuk  meng-aspal jalan jalan khusus diperkotaan Bagansiapiapi sebagaimana yang diungkapkan oleh Kabid Perencanaan & Program Dinas Bina Marga Rohil itu,  memang sudah seharusnya dilaksanakan Rohil yang saat ini sudah berusia 15 tahun lebih, jika bercermin pada Daerah daerah Kabupaten yang sukses dibidang pembangunan seperti Siak,  dan daerah daerah baru pemekaran lainnya.  Rokan hilir memang sangat jauh tertinggal. Walaupun secara kasat mata kita didalam merasakan Rohil sudah sukses dalampembangunannya.           
         Pemkab Rokan Hilir yang sukses membangun Rohil sehingga saat ini Rokan Hilir  lebih akrab  dengan sebutan Negeri Seribu Kubah. tetapi jika mau jujur jika dibandingkan dengan daerah lain, Rokan hilir belum layak untuk dikatakan berhasil dan sukses dalamprogram pembangunannya. ( hartoyo )
         

Kamis, 19 November 2015

ASISTEN BID.ADMINISTRASI ROHIL , MOBNAS SUDAH 24 UNIT YANG




                                                         



          
             
              

                                                                          Gambar sisip 3                                                                                                                                                                                             ASISTEN BID. ADMINISTRASI

   

Bagansiapiapi Sidak post
             Razia pihak Kepolisian Sektor Bangko beberapa waktu lalu ikut terjaring sebuah Mobnas yang digunakan salah seorang mantan Annggota DPRD Rohil Priode 2009-2015.setelah ditilang pihak Kepolisian langsung mengembalikan Mobil tersebut kepada Pemkab Rohil melalui Dinas Perhubungan. Pengembalian tersebut tentu saja membuat mantan Anggota DPRD  Rohil  Ramali SH yang selamas ini menggunakan Mobnas itu tentu saja tidak dapat menerima hal tersebut,
" Seharusnya Mobil tersebut harus dikembalikan kepada saya dahulu, selanjutnya saya yang akan menyerahkan atau mengembalikannya kepada Pemkab " ungkap Rasmali kepada Wartawan Gema Rohil.
             Menurut Rasmali mantan Anggota DPRD Rohil itu jika mau jujur penggunaan Mobnas di Rohil yang belum dikembalikan kepada Pemda bukan bukan dirinya saja, tetapi justru kenapa dirinya saja yang disorot.
             Dahniar Asisten III Bid. Administrasi Pemkab Rohil ketika dihubungi Wartawan Sidak Post Selasa 17/11 diruang kerjanya menjelaskan bahwa pengembalian Mobnas terebut bukan merupakan kebijakkan Pemda, tetapi dikarenakan Mobil itu adalah aset atau milik Pemda, maka pihak kepolisian menyerahkannya kepada Pemda sebagai pemilik, dan terjaringnya dalam Razia Polisi disebabkan  yang seharusnya Plat Merah telah ditukar dengan Plat Hitam.
              Saat ditanya Wartawan tentang Mobnas Mobnas yang lain yang belum dikembalikan, Dahniar mengatakan bahwa pihak Pemda sejak Agustus lalu sudah menarik Mobnas sebanyak 24 Unit dari jumlah 92 Unit yang saat ini sedang dalam proses penarikkan.
“ Setelah disurati tidak juga dikembalikan, pihak Pemda akan melakukan penarikkan secara paksa “  jelas Dahniar.(har)

Minggu, 25 Oktober 2015

HASIL PEKERJAAN TIDAK DIBAYAR,SD OO7 AIR HITAM PUJUD JADI KORBAN

      SD 007 Air Hitam Kec. Pujud sejak Tanggal 2 Oktober terpaksa meliburkan diri,  kegiatyan belajar mengajar jadi terhenti sementara, hal tersebut dikarenakan pintu pintu masuk ruang belajar telah dipalang oleh seseorang. Aksi penutupan lokal lokal tempat belajar murid murid SD 007  tersebut dilakukan   oleh Azhar (45) warga Pujud, menurut Azhar aksi itu dilakukannya disebabkan setelah bekerja menyelesaikan pembangunan SD 007 A ir Hitam Pujud itu,  hak nya selama bekerja tidak pernah dibayarkan oleh PPTK Disdik Rphil HDM.
       Azhar yang dihubungi Gema Rohil melalui telp genggam menyebutkan bahwa sudah setahun lebih menunggu penyelesaian dari PPTK HDM  ternyata tidak kunjung selesai, maka Ia nekad memalang pintu pintu ruang belajar SD 007 Ia Hitam.Walaupun tanpa disadarinya bahwa dari aksinya itu telah menghentikan kegiatan belajar mengajar yang merugikan banyak pihak.
       Kadis Pendidikan Rohil Ir. H. Amirrudin ketika dikonfirmasi masalah penutupan lokal lokal Sd 007 Air Hitam menjelaskan bahwa masalah Azhar tentang pekerjaan dalam membangun SD 007 tersebut tidak ada  terkait dengan Dinas.Oleh karena itu kita sudah intruksikan Kepala Sekolah ubtuk segera melaporkan kepada pihak yang berwajib, yaitu Polsek setempat.Selanjutnya dari laporan Kepala Sekolah tersebut Pihak Dinas akan mel;anjutkan ke Polres Rohil segera mungkin, kegiatan belajar mengajar harus segera dibuka kembali jelas Kadisdik Rohil. ( Har )

Kamis, 22 Oktober 2015

Ir.H.AMERUDDIN.MM KADISDIK ROHIL “ PROSES PENGADAAN PERANGKAT APLIKASI EDUKATIF SUDAH SESUAI PROSEDUR

      “Kita tidak menyalahkan adanya Opini pemberitaan yang menduga adanya penyimpangan  pelaksanaan Proyek Pengadaan Perangkat  Aplikasi Edukatif  untuk SD, SMP dan SMA se Kabupaten Rokan Hilir yang  dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan  Rohil tahun Anggaran 2014  lalu dengan nilai  Proyek 30 M lebih.
Sebagaimana yang dikatakan oleh Kadisdik Rohil H.Ir.Amirrudin kepada Wartawan Gema Rohil beberapa waktu lalu, tepatnya selasa 5/10 diruang kerjanya.
        Kadisdik Rohil H.Amirrudin memang mengakui bahwa pe;aksanaan lelang proyek tersebut pada waktu itu waktunya sangat mepet dan mendesak, hal ini sangat berkaitan dengan p[engesahan APBD Perubahan  tahun anggaran 2014 kab. Rokan Hilir. Untuk waktu yang singkat tersebut proses Lelang berjalan lancar, serta rekanan pemenang Lelang tender mampu melaksanakannya dengan tepat waktu, sehingga semuanya berjalan sesuai Prosedur, tidak ada penyimapangan.
        Selain itu Kadisdik Ir.H.Amirrudin juga menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan pproyek yang menghabiskan dana sebesar lebih kurang 30 M tersebut, Dinas Pendidikan sudah pernah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Faerah Riau beberapa bulan yang lalu, proses Cek & Ricek yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Daerah Riau   yuang turun sampai kesekolah sekolah  ternyata disana memangh tidak ada temuan, semua berjalan sesuai dengan prosedur, tidak ada penyimpangan.
         Pada kesempatan bincang bincang dengan Wartawan Gema Rohil , Kadisdik Amirrudin mengungkapakan Beliau  kedepan sangat berharap  demi suksesnya pembangunan di Rokan Hilir 
Pers sebagai mitra kerja hendaknya dalam meng ekpos berita agar berimbang dengan melakukan konfirmasi, sehingga berita yang ditasmpilkan tidak sebelah pihak.
        Diakhir pertemuannya dengan Wartawan Gema Rohil Kadisdik yang ramah dengan wartawan itu  sempat berceloteh tentang sebuah pemberitaan yang menyebutkan “ Orang nomor satu Dinas Pendidikan Rohil gelapkan uang Sertifikasi Guru “
“ Bagaimana bisa, uang srtifikasi Guru guru itu dtrnsfer kepada rekening masing masing guru bersangkutan “ sebut Amirrudin sambil tertawa mengakhiri pertemuannya dengan Wartawan Gema Rohil.(Har)